Beranda / COVID-19 / Kabupaten Karo Merah pada Peta Persebaran COVID-19.

Kabupaten Karo Merah pada Peta Persebaran COVID-19.

Kabupaten Karo terpantau merah pada peta persebaran positip Covid-19 yang diambil dari situs resmi Gugus Tugas Provinsi Sumatera Utara. Hal ini terlihat dari gambar peta yang diunggah oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Sumatera Utara pada 06 Juli 2020, Pukul 17.00 WIB.

Gambar pertama menunjukkan pada tanggal 06 Juli 2020 Medan, Deli Serdang dan Simalungun yang termasuk ke dalam Zona Merah. Pada gambar berikutnya terlihat Zona Merah di Provinsi Sumatera Utara bertambah menjadi Medan. Deli Serdang, Simalungun, Serdang Bedagai, Tanjung Balai dan Karo.

Peta Persebaran PDP di Provinsi Sumatera Utara

Peta Persebaran Positif Covid-19 Sumatera Utara.
Peta Persebaran Positif Covid-19 Sumatera Utara.
Sumber : http://covid19.sumutprov.go.id/

Kabupaten Karo Terpantau Merah pada Peta

Karo Terpantau Merah pada Peta PersebaranPositif COVID-19 Provinsi Sumatera Utara
Peta Persebaran Positif Covid-19 Sumatera Utara.
Sumber : http://covid19.sumutprov.go.id/

Hal ini membuat topik Corona atau COVID-19 di Kabupaten Karo baik di kalangan masyarakat maupun netizen semakin hangat diperbincangkan. Banyak informasi beredar dimasyarakat Karo bahwa Kabupaten Karo kini menjadi salah satu Kabupaten atau wilayah Zona Merah akibat virus Corona ini.

Sebagian masyarakat terlihat sangat kesal dengan status Kabupaten Karo yang terpantau Merah peta persebaran PDP Covid-19. Semakin banyaknya atau meningkatnya masyarakat Karo yang dinyatakan positif terinfeksi Corona juga membuat masyarakat enggan bepergian atau beraktivitas di luar rumah. Sebagian orang merasa kesal karena PSBB yang dilakukan Pemerintah terkesan kurang efektif. Hal ini terbukti dari masih ramainya kendaraan yang keluar masuk Kabupaten Karo pada hari Minggu atau hari-hari Libur.

Seperti pada hari Minggu 7 Juni 2020, Kota Berastagi Kabupaten Karo terlihat ramai pengunjung dari luar daerah. Hal tersebut bisa diketahui dengan banyaknya kendaraan yang ber-nomor polisi dari luar Kabupaten Karo berkunjung ke Karo. Sementara mereka yang datang dari luar daerah tersebut datang untuk liburan bukan karena alasan pekerjaan. Bahkan di setiap weekend, masih cukup banyak kendaraan roda dua berkunjung ke Karo yang berasal dari luar Kabupaten Karo. Hal ini berarti ada suatu kelemahan sehingga PSBB tidak berjalan efektif.

Bahkan Pasien yang dinyatakan Positif Corona beberapa waktu yang lalu juga bukan merupakan warga masyarakat Kabupaten Karo. Masyarakat Karo sangat menyayangkan hal ini.

Wabah belum usai tapi hidup harus jalan terus. Kuatkan kebiasaan baru: jaga jarak lebih 1 meter, pakai masker dan sering cuci tangan pakai sabun.

https://covid19.go.id/

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses